Inilah Cara Unik Harry Kane Tolak Tawaran Manchester United

Inilah Cara Unik Harry Kane Tolak Tawaran Manchester United

Selama liburan musim panas kemarin, penyerang Internasional Inggris tersebut mengaku sama sekali tak menyentuh ponselnya, lantas apakah hal tersebut merupakan isyarat bahwa dia memang tak ingin menerima tawaran Manchester United?

Sebagaimana diketahui, dalam bursa transfer musim panas kemarin, Harry Kane memang diisukan jadi buruan raksasa Liga Primer Inggris, Manchester United setelah tampil gemilang bersama Tottenham Hotspur sepanjang musim 2014/15. Menurut informasi yang kami dapatkan, Kane kabarnya telah menerima tawaran dari kubu Setan Merah, tapi yang bersangkutan menolak tawaran tersebut dan memilih bertahan di White Hart Lane.

Nah, terkait penolakan tersebut, belum lama ini Kane berbicara tentang pengalamannya di liburan musim panas kemarin yang merupakan kesempatan bagi United untuk menghubungi sang pemain. Dari penuturannya kepada Reporter, sepertinya Kane memang benar-benar tidak ingin hengkang ke klub manapun, karena menyentuh ponselpun tidak dia lakukan sampai liburan musim panas berakhir.

“Sangat penting bagi saya untuk jalani liburan yang benar-benar bagus setelah sibuk di Kualifikasi Piala Euro dan apa yang saya lakukan bersama klub musim kemarin. Manajer kemudian berkata kepada saya bahwa saya harus istirahat selama tiga pekan, melupakan semua tentang sepakbola, menenangkan pikiran dan bersantai”

“Jadi saya putuskan untuk pergi ke Amerika dan kepulauan Bahama dengan pacar saya dan bermain Golf, bersantai di pantai, dan mencoba untuk melupakan semua tentang ponsel, bahkan media sosial” Kata Kane kepada Reporter.

Borussia Dortmund Sarankan Liverpool Gaet Jurgen Klopp

Borussia Dortmund Sarankan Liverpool Gaet Jurgen Klopp

Hal tersebut dituturkan oleh Chief Eksekutive Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke, menurutnya Liverpool memiliki kemiripan dengan BVB, sehingga tim marseyside diprediksi bakal sukses jika ditangani oleh Jurgen Klopp.

Sebagaimana diketahui, nama Jurgen Klopp memang belakangan acap kali dikaitkan dengan Tim Marseyside, Liverpool seiring pemecatan yang mereka lakukan beberapa waktu lalu terhadap Brendan Rodgers. Di saat yang bersamaan, Klopp tengah menganggur pasca putuskan masa kontraknya dengan Dortmund di penghujung musim kemarin. Terkait hal ini, banyak dukungan mengalir kepada klopp maupun Liverpool untuk saling bekerja sama. Bahkan, pihak Borussia Dortmund sendiri juga merekomendasikannya.

”Klopp bukan hanya pelatih yang sangat bagus, dia juga teman saya, dia amat jujur dan simpatik. Dia pelatih yang sangat bagus karena punya mental yang bagus dalam menjalankan tugas. Dia juga punya gaya bermain yang bagus, tapi saya tak tahu, apakah dia akan ke Liverpool atau tidak, yang jelas, siapapun yang mendapatkannya, maka mereka bakal mendapatkan pelatih yang bagus”

”Dia menjalankan tiap tugas yang diberikan, dia bisa menyatu dengan klub manapun itu, apalagi Liverpool sangat mirip dengan Dortmund, memiliki struktur yang sama dan pendukung yang sama, mereka adlaah klub yang luar biasa”

”tiap pemain yang ditanganinya, selalu bisa dijadikan lebih baik, itu pasti, menyenangkan rasanya bisa bekerja dengan Klopp karena dia punya pemahaman yang bagus tentang masalah klub” Kata Hanz-Joachim Watzke selaku Chief Eksekutif BVB.

Akhir Musim, Raul Gonzales Putuskan Gantung Sepatu

Akhir Musim, Raul Gonzales Putuskan Gantung Sepatu

Sosok yang dijuluki sebagai ‘Pengeran Bernabeu’ itu bakal memberikan yang terbaik bagi New York Cosmos sampai akhir musim nanti sebelum benar-benar menepi permanen dari karirnya sebagai pemain sepakbola.

Penyerang asal Spanyol yang saat ini membela New York Cosmos di North America Super League atau NASL, Raul Gonzales telah menetapkan keputusannya untuk gantung sepatu atau pensiun seiring berakhirnya kompetisi musim ini nanti. Pemain yang juga merupakan legenda hidup Real Madrid dan Schalke 04 itu bertekad untuk tampilkan yang terbaik bagi New York Cosmos sebelum benar-benar gantung sepatu.

“Ketika saya bergabung dengan New York Cosmos pada bulan Desember lalu, saya mengatakan bahwa saya akan mengevaluasi situasi saya menjelang akhir tahun 2015 dan sekarang saya menilai apakah saya masih layak untuk bermain atau sudah tidak lagi”

“Keputusan saya adalah untuk pensiun dari bermain pada akhir musim ini, saya sepenuhnya bakal fokus menyelesaikan musim ini, demi membantu New York Cosmos memenangkan kompetisi NASL, Dalam bulan-bulan ke depan, saya akan memutuskan langkah berikutnya dalam karir saya”

“Bermain sepakbola sudah menjadi bagian dari hidup saya sejak begitu lama dan keputusan untuk pensiun sangat tidak mudah, namun saya percaya bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk pensiun. Saya berterimakasih kepada semua orang yang sudah mendukung saya sepanjang karir saya dan berharap untuk bermain dalam pertandingan terakhir saya dengan new York Cosmos dalam beberapa pekan ke depan” Demikian kata Raul sebagaimana dilansir laman resmi New York Cosmos.
Sosok yang dijuluki sebagai ‘Pengeran Bernabeu’ itu bakal memberikan yang terbaik bagi New York Cosmos sampai akhir musim nanti sebelum benar-benar menepi permanen dari karirnya sebagai pemain sepakbola.

Penyerang asal Spanyol yang saat ini membela New York Cosmos di North America Super League atau NASL, Raul Gonzales telah menetapkan keputusannya untuk gantung sepatu atau pensiun seiring berakhirnya kompetisi musim ini nanti. Pemain yang juga merupakan legenda hidup Real Madrid dan Schalke 04 itu bertekad untuk tampilkan yang terbaik bagi New York Cosmos sebelum benar-benar gantung sepatu.

“Ketika saya bergabung dengan New York Cosmos pada bulan Desember lalu, saya mengatakan bahwa saya akan mengevaluasi situasi saya menjelang akhir tahun 2015 dan sekarang saya menilai apakah saya masih layak untuk bermain atau sudah tidak lagi”

“Keputusan saya adalah untuk pensiun dari bermain pada akhir musim ini, saya sepenuhnya bakal fokus menyelesaikan musim ini, demi membantu New York Cosmos memenangkan kompetisi NASL, Dalam bulan-bulan ke depan, saya akan memutuskan langkah berikutnya dalam karir saya”

“Bermain sepakbola sudah menjadi bagian dari hidup saya sejak begitu lama dan keputusan untuk pensiun sangat tidak mudah, namun saya percaya bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk pensiun. Saya berterimakasih kepada semua orang yang sudah mendukung saya sepanjang karir saya dan berharap untuk bermain dalam pertandingan terakhir saya dengan new York Cosmos dalam beberapa pekan ke depan” Demikian kata Raul sebagaimana dilansir laman resmi New York Cosmos.

Cristiano Ronaldo Jengah dengan Pemberitaan Negatif dari Pers

Cristiano Ronaldo Jengah dengan Pemberitaan Negatif dari Pers

Cristiano Ronaldo melalui pesan video mengungkapkan kekesalannya akan pemberitaan negatif dari pers, dan bintang Real Madrid itu juga mengucapkan terimakasih kepada fans atas dukungan yang selama ini mereka berikan.

Bintang Portugal itu memang sedang menjalani musim yang buruk, selain kembali gagal raih gelar juara bersama Real Madrid, peraih el Phichichi musim 2014/15 tersebut itu juga kerap kali menerima pemberitaan miring tentang dia oleh para pers. Mulai dari soal hubungan asmara, kencing sembarangan di jalanan, sampai spekulasi kepindahannya dari Santiago Bernabeu. Hal ini membuat sang pemain merasa gerah, dan lewat pesan video, dia mengungkapkan kekesalannya tersebut dan menyapa para fans yang selalu memberikan dukungan kepadanya setiap saat.

“Hai para fans, pesan ini untuk kalian semua. Terimakasih banyak karena sudah mendukung saya sepanjang tahun ini. Bagi saya, ini adalah tahun yang sulit, namun kalian tetap berada di sana mendukung saya, kalian menunjukkan bahwa kalian selalu loyal, dan saya di sini sedang bersantai bersama putra saya di belakang, di kolam”

“Saya terpikir untuk membuat video ini, saya tahu kenapa, dan jangan tanya kenapa, karena saya tak pernah berbicara untuk pers. Saya tak pernah mau berbicara tentang kehidupan pribadi saya. Namun saya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk menanggapi sikap para pers yang berusaha untuk berbicara buruk tentang saya. Bahwa saya memiliki pacar baru, dari hari ke hari, bahwa saya berbuat ini, berbuat itu, biarkan saja saya sendiri!”

“Biarkan saya melakukan pekerjaan saya sebagaimana harusnya seperti yang saya lakukan tiap tahun, jangan berusaha untuk merusak imej saya karena itu tidak akan terjadi. Jadi pesan ini untuk kalian semua, kita masih bersama, dari hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun. Terima kasih, kawan-kawan” Ungkap CR7.

Brendan Rodgers Ternyata Sangat Kagumi Sosok James Milner

Brendan Rodgers Ternyata Sangat Kagumi Sosok James Milner

Secara blak-blakan, Pelatih asal Irlandia tersebut mengaku bahwa dirinya adalah pengagum sosok James Milner yang sebenarnya punya potensi untuk jadi seorang Mega Bintang.

“Milner adalah pemain yang sebenarnya sudah sejak lama saya kagumi, dia bermain di level tinggi sejak masih berusia 16 tahun, dan pernah memperkuat beberapa klub fantastis. Dia telah bergabung dengan Manchester City dan bermain bagus, ketika ada peluang hengkang untunya, tentu saja anda akan merasa terkejut, tapi anda berharap bisa membawanya ke klub anda karena dia adalah tipe pemain yang bisa memberikan semuanya”

“Kemampuannya mungkin berada di luar radar karena dia telah bermain dengan sejumlah pemain bintang di Manchester City, namun dia tidak pernah terlihat lelah ketika bermain. Dia datang pukul 7.45 pagi untuk bersiap-siap sebelum latihan dimulai, dia menghabiskan semua porsi makanannya kemudian memastikan semua tepat sebelum latihan dimulai”

“Dia ada dua setengah jam sebelum latihan dan melakukan semua tugasnya dengan maksimal. Persiapan yang dia lakukan tersebut seperti para pemain hebat pada umumnya. Dia juga punya karakter dan mentah yang sangat tangguh, saya rasa kami butuh dia dalam tim demi menjadi wakil kapten tim musim ini. Jordan Henderson ditunjuk sebagai kapten utama dan Milner bisa belajar banyak dari Jordan. James Milner adalah pemain yang luar biasa, dan punya kepribadian yang bagus”

“Komitmen, kualitas, dinamika nya kteika berlatih dan motivasi bagi pemain lain, kapten juga wakil kapten kami bisa bekerja sama dengan sangat baik” Ujar Rodgers seperti dilansir Goal Internasional.

Manchester united Jelaskan Alasan Lepas Januzaj ke Borussia Dortmund

Manchester united Jelaskan Alasan Lepas Januzaj ke Borussia Dortmund

Manajer asal Belanda itu ingin agar yang bersangkutan lebih banyak mendapat jatah bermain di Borussia Dortmund, sehingga Januzaj bisa berkembang lebih baik.

Seperti diketahui, kebijakan transfer Manchester United pada bursa transfer musim panas kemarin memang banyak sekali menuai kritik, salah satunya adalah keputusan mereka untuk melepas talenta muda klub, Adnan Januzaj menuju Borussia Dortmund. Namun yang bersangkutan dilepas dengan status sebagai pemain pinjaman, dan pelatih Louis Van Gaal sendiri akhirnya membeberkan alasan kenapa dia melepas Januzaj ke Dortmund, padahal sang pemain tampil cukup bagus musim kemarin.

“Saya berkata kepada Januzaj bahwa saya bakal memberinya kesempatan untuk menjadi pemain nomor 9 atau 10. Saya menepati janji saya, kemudian saya berpikir dan memutuskan bahwa dia lebih baik ada di lingkungan yang berbeda. Mungkin, dia bakal lebih baik jika berman lebih banyak bersama Dortmund, ketimbang bersama kami, dan kami bisa melihat bagaimana perkembangannya di sana” Kata Van Gaal kepada Reporter.

Januzaj sebenarnya muncul saat David Moyes menjabat sebagai pelatih Manchester United untuk gantikan Sir Alex Ferguson yang pensiun. Di awal kemunculannya, Januzaj berhasil menarik perhatian banyak pihak akan perfroma ciamiknya bersama Setan Merah.

Namun, nama yang bersangkutan timbul-tenggelam semenjak kursi kepelatihan diambil alih oleh pelatih Louis Van Gaal. Manchester United saat ini sedang bersiap untuk laga big match melawan Liverpool di Old Trafford Stadium.

AS Roma Tertarik Untuk ‘Pulangkan’ Para Pemain Bintangnya

AS Roma Tertarik Untuk 'Pulangkan' Para Pemain Bintangnya

Sayangnya, ada beberapa hal yang membuat AS Roma tidak bisa mendatangkan ketiga mantan pemain mereka yang kini bersinar bersama klub baru masing-masing.

AS Roma memang dikenal sebagai salah satu klub menjanjikan dalam tiga musim terakhir ini seiring keberhasilan mereka menangkat performa di kancah domestik dengan menjadi Runner Up Serie A Italia dalam dua musim terakhir. I Gialorossi juga dikenal kerap kali ’menciptakan’ para pemain bintang, sebut saja Marquinhos, Mehdi Benatia dan Erik Lamela yang kini bersinar bersama klub baru mereka masing-masing. Hal tersebut membuat AS Roma ternyata tergiur untuk ’memulangkan’ para pemain bintang mereka, tapi sayang ada beberapa hal yang membuat klub tak bisa berbuat demikian.

Hal tersebut dituturkan oleh Direktur klub, Walter Sabatin, dimana menurutnya mantan pemain AS Roma kini memegang andil yang besar bagi klub mereka masing-masing.

”Anda berbicara tentang Erik Lamela, Marquinhos dan Mehdi Benatia. Saya selalu suka dengan Mehdi Benatia, dan andai ada kesempatan membawanya pulang ke sini, maka saya akan melakukannya. Tapi tahun lalu dia meninggalkan klub dalam situasi yang kurang bagus dengan fans”

”Marquinhos juga pemain yang kuat dan saya menginginkannya kembali, hanya saja dia sekarang dihargai 60 Juta Euro dan itu terlalu berlebihan bagi kami. Lamela juga, pemain bagus lainnya yang harus dibanderol dengan harga tinggi” Demikian papar Sabatini kepada Reporter.

Arsene Wenger Ternyata Sempat Tertarik tangani Real Madrid

Arsene Wenger Ternyata Sempat Tertarik tangani Real Madrid

Akan tetapi, dituturkan oleh mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon bahwa Arsene Wenger sadar akan berapa lama waktu dia bisa bertahan di Real Madrid menyusul ekspektasi yang selalu tinggi di klub tersebut.

Arsene Wenger memang dikenal sebagai salah satu ikon Arsenal yang telah menukangi klub London Utara itu selama 19 tahun. Tapi tentu saja banyak tawaran yang pernah menghampiri manajer asal Prancis tersebut semasa tangani Gunners, salah satu tawaran bahkan datang dari raksasa Liga Spanyol, Real Madrid. Wenger memang pada akhirnya menolak tawaran tersebut, tapi diklaim oleh mantan Presiden Madrid, Ramon calderon bahwa sebenarnya yang bersangkutan sempat tertarik untuk melatih Tim Galaticos.

“Wenger berbicara kepada saya tentang Real Madrid, dan saat itu dia sangat tertarik pada klub ini dan apa yang tengah terjadi. Saya ingat apa yang dia katakan ‘apakah anda akan pergi ke Hollywood lagi, atau membuat sebuah tim sepakbola?’, yang dia maksud adalah apakah saya bakal menciptakan tim yang bermaterikan pemain bintang, atau menciptakan tim sepakbola yang bagus”

“Itu adalah sesuatu yang dimiliki oleh Inggris, dimana adalah sebuah hal yang sangat bagus. Anda bisa memilikinya di arsenal bersama Arsene Wenger dan juga di Manchester United bersama Ferguson. Dia adalah seorang manajer yang bisa bertahan di klub dalam waktu yang sangat lama, dan hal seperti itu tidak mungkin terjadi di sini (Madrid)” Kata Calderon kepada Reporter.

Sang Agen Akui Kingsley Coman Diminati Bayern Munich

Sang Agen Akui Kingsley Coman Diminati Bayern Munich

Namun, Yang bersangkutan sangat mencintai Juventus dan enggan meninggalkan Klub Turin tersebut, kendati tawaran yang datang dari Bayern Munich terbilang sangat menggiurkan.

Pada bursa transfer musim panas tahun lalu, Juventus memang tak terlalu banyak bergerak di edisi bursa transfer lantaran memiliki skuat yang cukup sulit kala itu. Mereka hanya mendatangkan beberapa pemain anyar saja, diantaranya adalah Youngster Prancis, Kingsley Coman yang didatangkan dari Paris Saint-Germain dengan status bebas transfer. Pemain muda yang berposisi sebagai Gelandang itu langsung mendapatkan kesempatan debut di musim pertamanya bersama Bianconneri, bahkan dia sudah tampil di 14 pertandingan musim kemarin, dan menciptakan dua buah assist.

Performa ciamik sang Youngster rupanya tak luput dari perhatian Raksasa Jerman, Bayern Munich. Bahkan diakui oleh agen sang pemain, The Bavarians benar-benar telah melayangkan tawaran untuk kliennya, tapi Coman sangat berkomitmen dengan Juventus dan sudah mencintai klub Kota Turin tersebut.

“Ya, memang benar ada tawaran dari Bayern Munich, akan tetapi saat ini Juventus tidak akan membiarkan Coman pergi dari klub. Juventus tahu betul bahwa mereka punya talenta yang luar biasa dalam diri Kingsley Coman, dan mereka sadar akan potensi, kemudian ingin melihatnya terus bermain dan berkembang di sini. Coman juga mencintai Juventus dan ingin memenangkan semua gelar bersama mereka, dia sangat bahagia di Turin” Ujar Agen Transfer Coman, Makram Naceur.

Memphis Depay, Rising Star Untuk The Red Devils

Memphis Depay, Rising Star Untuk The Red Devils

Tampaknya, keinginan Manchester United untuk segera meraih gelar juara akan lebih terasa mudah. Pasalnya, The Red Devils telah menyepakati kontrak dengan pemain muda berusia 21 tahun asal negeri kincir angin, Memphis Depay. Dengan kedatangan Memphis Depay yang telah resmi meninggalkan klub lamanya PSV Eindhoven pada akhir musim, diharapkan lini depan MU akan semakin tajam. Diprediksi formasi MU akan berubah. Wayne Rooney yang selama ini menjadi striker tunggal kemungkinan besar akan kembali menempati posisi ujung tombak, sementara Depay akan berada di belakangnya.

Kepindahan Memphis Depay tentunya memiliki berbagai komentar beragam dari berbagai pihak. Salah satunya adalah manejer Southampton, Ronald Koeman. Mantan Bek Tim Nasional Belanda itu berujar bahwa kepindahan Depay dari Liga Eredivisie Belanda ke Liga Premier Inggris mungkin memerlukan beberapa waktu untuk beradaptasi dengan perbedaan gaya bermain sepak bola. Seperti kita ketahui, sepak bola Inggris memiliki gaya kick n rush, yang menuntut pemain untuk memiliki akselerasi lebih di setiap pertandingan.

Lain halnya dengan mantan bek tengah MU asal Belanda, Jaap Stam. Stam menilai gaya permainan Liga Inggris sangat cocok untuk Depay. Skill yang bagus, dan mempunyai kecepatan adalah kelebihan Depay. “United selalu ingin tampil menyerang di setiap pertandingan. Tentunya United selalu butuh pemain yang punya kecepatan dan bisa berduel satu lawan satu, serta mengkreasikan peluang atau mencetak gol. Memphis adalah pemain yang seperti itu,” ujarnya.

Menurut sejarah United, ada tiga pemain PSV Eindhoven yang sebelumnya telah mencicipi aroma persaingan lebih dulu di Old Trafford. Pemain-pemain tersebut adalah Jaap Stam, Ruud Van Nistelrooy dan Park Ji Sung. Stam menghabiskan tiga musim di Old Trafford. Stam juga membantu The Red Devil untuk meraih Treeble Winners pada musim 1998-99. Pria berkepala pelontos itu turut membantu United meraih beberapa piala sebelum hengkang ke Lazio di Liga Italia. Tiga gelar Liga Premier Inggris, satu gelar Piala FA, satu Piala Intercontinental, dan satu Liga Champions. Pemain kedua adalah Ruud Van Nistelrooy. Pemain kelahiran Belanda itu telah mempersembahkan satu gelar Liga Premier Inggris pada tahun 2001.

Nistelrooy juga memecahkan rekor transfer terbaik dengan mahar 30,4 juta euro. Van Nistelrooy berhasil mencetak 23 gol dari 32 penampilannya, plus 10 gol di Liga Champions pada musim pertamanya. Pemain terakhir adalah Park Ji Sung. Pemain asal Korea Selatan ini berkarir di MU selama 5 musim dan telah menyumbangkan banyak gelar untuk MU, diantaranya Liga Premier Inggris, Piala Liga, Liga Champions, dan Piala Dunia Antar Klub.

Kepindahan Memphis Depay ke Manchester United dikabarkan memiliki rekor tersendiri dalam hal nilai transfer di Eredivisie. Diklaim, Setan Merah sepakat membayar senilai 25 juta euro untuk jasa sang winger, Namun bisa saja meroket menjadi 31 juta euro dengan berbagai bonus. Hal tersebut berarti akan mengalahkan rekor Ruud Van Nistelrooy yang hanya ditransfer dari PSV Eindhoven dengan mahar 30,4 juta euro pada tahun 2001.